smkcendikabangsa@yahoo.com 0341-391450

Guru : antara “mengukir” dan “mencetak”

SMK Cendika Bangsa > Teacher Corner > Guru : antara “mengukir” dan “mencetak”

Ada ungkapan jawa yang menarik kaitannya dengan pendidikan, bahwa seorang ayah adalah seseorang yang “ngukir jiwa raga” anaknya. Ungkapan ini sering ditemui pada kegiatan selamatan bayi pada tradisi jawa. Orang jawa menggunakan istilah “ngukir” atau mengukir dalam bahasa Indonesia untuk mengambarkan pembentukan jiwa dan raga anak dan bukan “mencetak”. Urutannya pun agaknya tepat, jiwa kemudian raga, seperti dalam lagu Indonesia Raya, “bangunlah jiwanya, bangunlah badannya”.

Seperti kita tahu, kegiatan mengukir dilakukan dalam membentuk sebuah karya seni bernilai tinggi, entah itu patung, topeng, meja, kursi sampai gapura. Kegiatan ini bukan saja memerlukan kesabaran yang tinggi, tapi juga segenap potensi si pengukir, ketrampilannya bahkan kadang kontemplasi. Seorang pengukir wajah wayang topeng bahkan memerlukan penghayatan untuk dapat menghasilkan topeng yang baik. Intinya kegiatan ini tidak bisa dilakukan instan seperti mencetak. Mengukir sangat personal, detail, halus, sementara mencetak dapat dilakukan secara masal. Meskipun ada cetakan yang juga detail. Ukiran juga menghasilkan produk yang berbeda – beda meskipun sekilas tampak sama.

Mengukir membutuhkan lebih banyak alat dibanding dengan mencetak. Jenis – jenis peralatan yang kadang tidak jelas standartnya, kadang sesuai “rasa” pengukir, dan tentu saja jarang ada kesamaan diantara sesama pengukir. Untuk mencetak lain ceritanya. Yang sulit adalah membuat cetakannya, perlu kehati – hatian, pengujian apakah hasil dari cetakan tersebut sudah sesuai dengan harapan. Sering juga cetakannya harus diubah, direvisi, disempurnakan. bukannya hanya hasil cetakannya yang perlu finishing.

Mungkin model semacam itulah yang ingin disampaikan oleh para leluhur dulu dalam mendidik anak – anak kita. Kita tidak sekedar mencetak generasi, tetapi mengukir generasi… atau ambil jalan tengah dengan benyak pertimbangan…

 

setiyo budi, guru SMK Cendika Bangsa Kepanjen

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terbaru

Pengumuman Hasil Administratif Staff Keuangan – SMK Cendika Bangsa
September 20, 2020By
Pengumuman Hasil Seleksi Administratif Tenaga Pendidik – SMK Cendika Bangsa
September 20, 2020By
Kurikulum SMK Cendika Bangsa 2020/2021
September 14, 2020By
We are using cookies to give you the best experience. You can find out more about which cookies we are using or switch them off in privacy settings.
AcceptPrivacy Settings

GDPR

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x